Wacana Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Parigi Moutong Batal

Sekretaris Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti. (Foto: doc Facebook)

JURNAL LENTERA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membatalkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang dijadwalkan pada 12 Juli 2021.

“Kami kembali memetakan proses PTM terbatas yang direncanakan pada tanggal 12 Juli, karena adanya Surat Edaran Gubernur. Sehingga, kami membatalkan pembukaan sekolah ditengah pandemi,” ungkap Sekretaris Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti, di ruang kerjanya, Jum’at, 9 Juli 2021.

Dia mengaku pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan pejabat dilingkup Disdikbud terkait layak tidaknya dilaksanakan tatap muka di sekolah.

“Hasil pertemuan ini akan dilampairkan dalam surat edaran yang kemudian dilayangkan ke seluruh satuan pendidikan di Parigi Moutong,” ujarnya.

Persiapan pelaksanaan PTM terbatas, kata dia, telah dikoordinasikan dengan Bupati yang kemudian menginstruksikan untuk menyesuaikan dengan Surat Edaran Gubernur.

Langkah tersebut bertujuan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dikhawatirkan akan terjadi saat pelaksanaan PTM terbatas.

“Pak bupati menyarankan, agar tetap mengacu pada surat edaran itu,” ucap Sunarti.

Dia mengatakan, hingga saat ini status zona wilayah Parigi Moutong untuk penyebaran Covid-19 belum diketahui.
Sebab, dari status zona itu, Disdikbud dapat menentukan kecamatan mana yang dinilai steril dan bisa melaksanakan PTM terbatas. Maka perlu mendapatkan rekomendasi dari tim Satgas Covid-19.

“Kami berharap BPBD bisa mengeluarkan rekomendasi itu, tapi dengan cara terbatas untuk tatap muka. Mungkin para siswa diberikan shift dalam pembelajaran,” ujarnya.

Dia mengaku pihaknya akan berupaya meyakinkan BPBD setempat akan kesiapan sekolah dalam menyiapkan protokol kesehatan terkait analisa yang bakal dilakukan.

“Data-data itu kita siapkan. Apabila disetujui, maka sekolah akan dibuka. Tetapi, Senin pekan depan, kami membatalkan PTM terbatas sesuai Surat Edaran Gubernur,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala BPBD Parigi Moutong, Idran, ST., mengatakan pihaknya belum dapat mengeluarkan rekomendasi untuk pelaksanaan PTM terbatas.

Sebab, Gubernur melalui juru bicaranya telah mengimbau untuk melakukan penundaan terhadap PTM terbatas yang dijadwalkan pada 12 Juli, hingga Agustus mendatang.

Laporan : Roy Lasakka

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi