Update Gempa M 6,2 di Sulbar, Jumlah Korban Meninggal Dunia Sudah 44 Jiwa

Kondisi terakhir RS Manakarra Majene usai dilakukan evakuasi terhadap salah seorang tenaga medis yang tertimpa reruntuhan pada Sabtu 16 Januari 2021. (Foto : Muhammad Arief/KabarSelebes.id)

JURNAL LENTERA – Sebanyak 44 orang dikabarkan meninggal dunia memasuki hari kedua pencarian korban gempa Magnitudo 6,2 di wilayah Majene-Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jum’at, 15 Januari 2021, dini hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga Sabtu siang 16 Januari, telah mencatat sebanyak 42 korban meninggal dunia.

Jumlah tersebut belum termasuk salah seorang perawat berjenis kelamin perempuan yang jenazahnya berhasil dievakuasi menggunakan alat berat tepat di bagian tengah gedung perawatan Rumah Sakit Mitra Manakarra, Kabupaten Mamuju.

Jenazah perawat itu kini disemayamkan pihak keluarga di salah satu ruang darurat yang didirikan sementara tepat di belakang rumah sakit Manakarra pada Sabtu, 16 Januari, sekitar pukul 09.15 WITA.

Berdasarkan informasi dari salah seorang personel SAR Mamuju, Aswandi, seperti yang dilansir dari KabarSelebes.id menyebutkan jumlah yang terjebak di dalam reruntuhan Rs. Mitra Manakarra berjumlah delapan orang.

Ia menyatakan dari sebanyak delapan orang itu, empat diantaranya meninggal dunia dan empat lainnya berhasil menyelamatkan diri.

“Dengan ditemukannya seorang perawat pada Jumat malam ini dinyatakan tidak ada lagi korban lainnya,” ujar Aswandi.

Sebanyak empat orang meninggal dunia terdiri dari dua pasien rawat inap, dan dua perawat medis. Salah satu tenaga medis diketahui meninggal dunia berdasarkan hasil evakuasi oleh tim SAR pada Jumat 15 Januari, sekitar pukul 22.00 WITA.

Sedangkan, tiga korban lainnya berhasil menyelamatkan diri meski beberapa di antaranya dalam kondisi luka- luka.

Sementara itu, berdasar keterangan Humas Basarnas Palu, Fatmawati, sekitar pukul 11.05 WITA, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban yang tertimpa materil bangunan pada lokasi di samping Toko Family Mart, Jalan Abdul Wahab Azasi, Mamuju.

Adapun data korban bernama Hj. Saenab (80) korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia untuk selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara.

Hingga pukul 13.46 WITA siang ini, tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan proses evakuasi di sejumlah titik gedung yang kondisinya sangat parah akibat roboh salah satunya di Swalayan Family Mart.

Sumber : KabarSelebes.id

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi