Tenaga Kerja di Parigi Moutong Masuk Daftar Penerima BSU Kemnaker

I Wayan Sariana – Kepala Dinas Nakertrans Parigi Moutong (Foto : Istimewa)

JURNALI LENTERA – Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, I Wayan Suriana mengatakan, tenaga kerja di wilayah setempat diproyeksikan menjadi penerima Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) tahun 2021, oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Iyah, tenaga kerja kita dapat BSU itu, sesuai informasi dari pemerintah pusat,” ungkap I Wayan Sariana saat dihubungi, Rabu 25 Agustus 2021.

Namun menurut dia, berapa jumlah tenaga kerja sebagai penerima BSU, belum diketahuinya secara pasti, sebab proses penyaluran dilakukan langsung ke rekening dan menggunakan data BPJS Ketenagakerjaan.

Pihaknya kata dia, hanya bertindak melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan itu. Misalnya, memperingatkan pihak perusahaan untuk memastikan karyawannya terdata dalam BPJS.

Kemudian, memastikan karyawan telah menerima bantuan sebesar Rp 1 juta per bulan. bulan. Sehingga target pemerintah melalui program BSU itu benar-benar tercapai.

“Jangan data ada, namun upah tidak di transfer ke rekening, ini yang kami awasi,” ujarnya.

Pihaknya pun lanjut dia, akan berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, untuk meminta data-data penerima penyaluran BSU. Tujuannya, untuk memastikan keakuratan data tenaga kerja yang diserahkan pihak perusahan ke BJPS.

“Kami ingin pastikan dulu, apakah benar tenaga kerja itu karyawan suatu perusahaan tertentu atau tidak. Jangan sampai penyalurannya tepat waktu tapi tidak tepat sasaran. Saya juga mau bertanya, apakah penerima itu hanya yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan saja, atau ada juga yang tidak,” ujarnya.

Namun melihat pengalaman sebelumnya, laporan dari BPJS biasanya disampaikan setiap bulannya, secara tertib. Sehingga, di awal September telah direncanakannya untuk membangun komunikasi.
Dia menjelaskan, tujuan pemberian BSU Kemnaker itu, sebenarnya upaya pemulihan ekonomi nasional serta mengantisipasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.

Olehnya, pihaknya berharap tenaga kerja dalat memanfaatkan dengan baik dana bantuan itu, untuk memenuhi kebutuhan semala di masa pandemi.

Di ketahui, Bantuan Subsidi Upah (BSU) hingga kini telah disalurkan kepada 2,1 juta pekerja dari target 8,7 juta pekerja.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikannya dalam Rakornas Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) secara dari di Jakarta, pada Selasa, 24 Agustus 2021.

“Khusus bagi para pekerja yang terdampak kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), per hari ini kami telah menyalurkan bantuan subsidi upah bagi kurang lebih 2,1 juta pekerja dari target 8,7 juta pekerja yang diproyeksi menjadi penerima BSU,” kata Menaker Ida.

Laporan : Roy Lasakka

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi