PMI Serahkan Dokumen Vulnerability Capacity Assesment ke Pemda Parigi Moutong

JURNAL LENTERA – Palang Merah Indonesia (PMI) menyerahkan Dokumen Vulnerability Capacity Assesment atau VCA kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melalui desa/kelurahan binaan PMI pada Kamis, 29 April 2021.

“Penyerahan dokumen VCA ini sebagai wujud implementasi Undang-Undamg Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana,” ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Komunikasi, Amelia Idris, SE, MAP mewakili Ketua PMI Parigi Moutong, dalam sambutannya usai penyerahan dokumen VCA yang dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong.

Dia mengatakan, berkaitan dengan hal itu, PMI Parigi Moutong berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) maupun Pemerintah Kelurahan (Pemlur) yang menjadi binaan untuk melakukan pelatihan dan pertemuan menyusun dokumen terkait upaya penanggulangan maupun pengurangan resiko bencana.

“Kita semua berharap dengan adanya dokumen VCA ini, agar dapat membantu untuk mengimplementasikan upaya-upaya dalam kegiatan penanggulangan dan pengurangan resiko bencana secara lebih terencana, terarah maupun terintegrasi di tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga/kelurahan,” kata Amelia.

Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang kepalang merahan, kata dia, PMI memiliki tugas pokok untuk membantu dan menjadi mitra pemerintah dalam melaksanakan misi kemanusiaan.

“Semoga kerjasama ini dapat terus di pertahankan oleh generasi-generasi palang merah kedepannya,” ucap Amelia.

Mewakili Bupati Parigi Moutong, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda), Armin, S.Pd, M.Si mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi PMI yang telah memprakarsai kegiatan tersebut.

Menurutnya, peran relawan dalam kemanusiaan untuk mencegah dan meringankan penderitaan sesama yang disebabkan oleh bencana tidak membedakan agama, ras, suku, dan bangsa.

“Assesment merupakan elemen penting dalam proses penyusunan perencanaan program berkaitan dengan pengembangan program kesiapsiagaan bencana dan tanggap darurat bencana,” ujar Armin.

Dia menambahkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas staf dan relawan PMI dalam bidang assesment yang terfokus pada pengembangan program kesiapsiagaan bencana maupun operasi tanggap darurat bencana.
Selain itu, meningkatkan kualitas pelayanan kepalang merahan umumnya dan pelayanan pada tanggap darurat bencana khususnya.

Ia berharap, dengan adanya penyerahan dokumen ini, para staf dan relawan PMI dapat mengambil langkah-langkah strategis yang harus dilakukan sebelum mendesain sebuah program.

“Mulai dari menyiapkan kader-kader ditingkat kecamatan atau desa, menyiapkan sarana dan prasarana penanggulangan bencana serta bekerjasama dengan instansi terkait dalam upaya penanggulangan bencana,” pungkasnya.

Laporan : Diskominfo Parigi Moutong

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi