Pengamanan Pasca Kericuhan di Lapas Kelas III Parigi Libatkan 1 SSK Brimob Polda Sulteng

Tampak beberapa orang personel Polres Parigi Moutong saat melakukan pengamanan pasca kericuhan yang terjadi di Lapas Kelas III Parigi, Kamis, 7 Oktober 2021. (Foto: Roy Lasakka/JurnalLentera.com)

JURNAL LENTERA – Pengamanan pasca terjadinya kericuhan di Lapas Kelas III Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, pada Kamis, 7 Oktober 2021, melibatkan 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sebanyak 100 personel Brimob dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Khusus personel dari Polres Parigi Moutong yang diturunkan melakukan pengamanan sebanyak 90 orang dibagi menjadi 3 regu dan dibantu dari TNI. Pengamanan yang dilakukan di Lapas Kelas III Parigi pasca ricuh berdasarkan perintah Kapolres Parigi Moutong selama empat hari,” ujar Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Parigi Moutong, AKP Junus Achpah, di Lapas Kelas III Parigi, Jum’at, 8 Oktober 2021.

Dia mengatakan, 1 SSK Brimob Polda Sulteng khusus disiagakan jika kericuhan yang terjadi di Lapas Kelas III Parigi tidak terkendali.

“Beruntung, kericuhan yang dilakukan para narapidana dapat diredam. Saat ini 1 SSK Brimob masih disiagakan di Mapolres berdasarkan perintah Kapolres Parigi Moutong,” katanya.

Dia juga mengatakan, bantuan pengamanan yang dilakukan 90 personel Polres Parigi Moutong di area Lapas Kelas III Parigi merupakan bentuk dukungan terhadap petugas sipir agar dapat memberikan pelayanan seperti biasanya pasca terjadinya kericuhan.

“Bantuan pengamanan ini akan dilakukan hingga hari Senin tanggal 11 Oktober 2021. Khusus bantuan pengamanan di area Lapas Kelas III Parigi ini mensiagakan 90 personel Polres Parigi Moutong,” ucap Junus Achpah.

Laporan : Roy Lasakka

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi