Pendamping PKH Parigi Moutong Jadi Korban Kekerasan

Pendamping PKH jadi korban kekerasan. (Foto : jurnallentera.com)

JURNAL LENTERA – Hingga saat ini belum diketahui penyebab utama pelemparan terhadap Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa, 6 April 2021.

Berdasarkan informasi yang diterima, aksi pelemparan tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 Wita, saat korban sedang melaksanakan tugas lapangan di Desa Bosagon, Kecamatan Ongka Malino.

Akibatnya, pendamping PKH Desa Tabololo itu mengalami luka cukup serius di bagikan pelipis mata hingga mengeluarkan darah cukup banyak.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Dinas Sosial Parigi Mooutong, Aristo, menjelaskan, sejauh ini Dinsos akan melakukan pendampingan terhadap anggota PKH yang menjadi korban, serta akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dalam waktu dekat.

“Kami akan melakukan pendampingan hukum, sehingga tidak ada lagi Korban lainnya terhadap pendamping PKH,” jelasnya.

Aksi pelemparan tersebut ujar Aristo, terjadi setelah korban melakukan pertemuan di Desa Tabololo.

“Pendamping kami hendak pulang ke rumah, tiba-tiba beliau sudah kena lempar dari arah yang tidak diketahui,” pungkasnya.

Laporan : Itaz Haruna

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi