Pencanangan Zona Integritas WBK/WBBM Polda Sulteng Diikuti 3 Satker dan 8 Satwil

pencanangan zona integritas
Foto : Roy Lasakka

JURNAL LENTERA – Pencanangan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) diikuti tiga Satuan Kerja (Satker) dan delapan Satuan Wilayah (Satwil) pada Selasa, 23 Februari 2021.

Tiga Satker yang ikut dalam pencanangan zona integritas WBK/WBBM, yakni Itwasda, Biro SDM, dan Ditlantas.

Sedangkan delapan Satker yang merupakan Polres jajaran, yakni Palu, Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Morowali Utara, Tojo Unauna, dan Banggai.

Khusus delapan Polres jajaran Polda Sulteng, dilaksanakan melalui zoom meeting di wilayahnya masing-masing.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Heri Santoso, menyampaikan kegiatan pencanangan pembangunan zona integritas ini merupakan bentuk tekad dan komitmen bersama.
Tujuannya, agar Polda Sulteng menjadi zona yang berintegritas sebagai wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrat bersih dalam melayani.

Setelah kegiatan ini, 11 unit kerja yang telah ditetapkan membangun zona integritas WBK/WBBM segera membuat rencana aksi yang konkret.

Hal itu, disesuaikan dengan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi Nomor 10 Tahun 2019 tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih serta melayani di lingkungan instansi dan pemerintah.

Diakhir sambutannya, Brigjen Pol Heri Santoso, mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan dan bersinergi dalam melaksanakan tugas demi mewujudkan predikat zona integritas WBK/WBBM.

Kepala Biro SDM Polda Sulteng, Kombes Pol Mahedi Surindara, menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk membangun zona integritas dengan mengoptimalkan enam komponen pengungkit zona integritas WBK/WBBM, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan dan penguatan kualitas pelayanan publik.

Disamping enam komponen pengungkit ini, kata dia, pihaknya juga membangun sistem online dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk survei tentang indeks kepuasan masyarakat terkait pelayanan Biro SDM terkait pelaksanaan penerimaan anggota Polri dan
Pelaksanaan Assessment Center yang kedepannya akan melibatkan jabatan di luar Polri.

“Harapannya disamping untuk meraih predikat zona integritas WBK/WBBM secara konkret, tentunya outputnya harus ada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Laporan : Roy Lasakka

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi