Pemda Parigi Moutong Wacanakan Distribusi Hasil Pertanian dan Perkebunan ke Kalimantan

Kepala Disperindag Parigi Moutong, Mohammad Yasir. (Foto: Novita Ramadhan)

JURNAL LENTERA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke beberapa wilayah di Pulau Kalimantan, untuk membuka jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

“Rencana pembukaan jalur distribusi akan kami laksanakan bulan ini. Saat ini kami sedang membuat beberapa brosur komoditi yang akan dipromosikan saat berada disana,” ujar Kepala Disperindag Parigi Moutong, Mohammad Yasir, saat dihubungi via telepon seluler, Rabu, 8 September 2021.

Dia mengatakan, tujuan jalur distribusi ini dibuat untuk memastikan berapa estimasi biaya yang akan dikeluarkan oleh petani atau pengusaha hasil pertanian dan perkebunan jika akan memasarkan hasil produksinya atau olahannya ke beberapa wilayah di Kalimantan Timur.

Bahkan, pembukaan jalur distribusi itu juga akan mengetahui berapa harga jual komoditi dari pertanian dan perkebunan.

Selanjutnya, pihaknya akan menyampaikan ke seluruh petani maupun pengusaha, sehingga mereka bisa berhitung keuntungan bila memasarkan hasil pertanian dan perkebunannya.

“Artinya, mereka tidak lagi menerka-nerka, kalau dibawa ke Kalimantan justru rugi atau seperti apa. Itulah makanya kami siapkan jalur distribusinya,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membangun kesepakatan dengan pemerintah di Kalimantan Timur untuk menjamin komuditi yang dipasarkan para petani maupun pengusaha dari Parigi Moutong, agar bisa terjual.

Sebab, berdasarkan informasi, kesepakatan yang dibangun hanya dengan sesama pengusaha, tidak bisa menjadi jaminan.

“Karena informasi yang saya dapat, sebenarnya sudah banyak pengusaha kesana, cuman banyak yang rugi. Contohnya, ketika sampai disana ada yang tidak dibayar, dan banyak masalah lainnya,” bebernya.

Dia mengaku pihaknya berencana menyasar beberapa wilayah terdekat di Kalimantan Timur, untuk membuka jalur distribusi, seperti Balikpapan, Bontang, Pasir Penajam, dan Samarinda.

“Titik awal jalur distribusi itu, akan kami mulai dari Kantor Bupati Parigi Moutong menuju Pelabuhan Taipa. Berlanjut ke Pelabuhan Balikpapan. Selanjutnya ke beberapa wilayah terdekatnya,” jelasnya.

Dia mengatakan, ide pembukaan jalur distribusi tersebut berangkat dari keprihatinannya atas kondisi penumpukan stok beras disejumlah gilingan padi.

Sebab, petani sulit memasarkan hasil pertaniannya, meskipun harga jual dibawah rata-rata pasaran.

Persoalan itu, menurutnya harus segera dicarikan solusi, karena musim tanam padi akan mulai dilakukan dan dikhawatirkan berdampak terhadap penumpukan hasil produksi pertanian.

“Berdasarkan perintah bapak Bupati, harus secepatnya, karena kalau terlalu lama rencana ini, jelas stok beras terus menumpuk dan tidak terjual,” pungkasnya.

Laporan : Novita Ramadhan

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi