Pelaku Usaha di Parigi Moutong Didorong Gunakan Transformasi Digitalisasi

Supervisior Rumah BUMN, Ayub. (Foto: Aswadin Palu Ekspres)

JURNAL LENTERA – Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina Persero mendorong transformasi digitalisasi bagi pelaku usaha di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang ditargetkan menjadi modal penting di tengah tantangan pandemi COVID-19, yang mengharuskan aktivitas bisnis dijalankan secara digital.

“Langkah awal kami mengambil data base dulu. Kemudian bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM setempat. Selanjutnya kami pelihara data base itu, dan mengundangnya ke beberapa group WhatsApp untuk membangun komunikasi. Saran dan ide lahir di group WhatsApp yang kami buat itu,” ujar Supervisior Rumah BUMN, Ayub, pada Jum’at, 3 September 2021.

Dia mengatakan, pihaknya saat ini konsen pada pemanfaatan digitalisasi yang diawali dengan melakukan kegiatan secara online.
Melalui kegiatan itu, kata dia, pelaku usaha didorong untuk memanfaatkan media sosial seperti Instagram, facebook, WhatsApp hingga Youtube.

Bahkan, kedepannya para pelaku usaha didorong ketingkat yang lebih tinggi lagi untuk melakukan pemasaran di marketplace seperti buka lapak, shopee atau digital promo di Sulawesi Tengah.

Menurutnya, produk UMKM di Kabupaten Parigi Moutong cukup berpotensi untuk didorong masuk ke pasar digitalisasi.
Hanya saja, harus terus dikembangkan dan diberikan dukungan dari pihak-pihak terkait.

“Sangat berpotensi dan dukungan sangat dibutuhkan. Sebab, dari 136 UMKM, belum setengahnya yang dapat didorong go online,” katanya.

Dia mengatakan, banyak kendala yang dihadapi pelaku usaha saat ini, diantaranya Sumber Daya Manusia (SDM) hingga persoapan kepemilikan sertifikat kemasan halal.

Pada tahun 2019 lalu, kata dia, pihaknya telah memfasilitasi pelaku usaha untuk mendapatkan izin Pangan Industri Rumah Tangga atau PIRT, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah.

“Kami juga meminta kepada Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah. Jika ada peluang untuk mendapatkan sertifikasi halal, kami mohon bantu UMKM Parigi Moutong. Selama ini, Parigi Moutong selalu memberikan support dalam segala kegiatan,” tandasnya.

Dia menambahkan, khusus konsep offline pihaknya masih bekerjasama dengan Dekranasda Parigi Moutong.

Selain itu, pihaknya juga telah menjejaki Kepala Dinas Koperasi dan UMKM setempat untuk memberikan dukungan kepada Alfamidi dan Carefour.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan beberapa toko ole-ole di Kota Palu. Sedangkan khusus Parigi, baru Toko Frozen Mutiara,” pungkasnya.

Laporan : Novita Ramadhan

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi