OPD di Parigi Moutong Diminta Bersinergi, Tingkat Pertumbuhan Ekonomi

Suyadi – Anggota DPRD Parigi Moutong

JURNAL LENTERA – Anggota DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Suyadi meminta, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat bersinergi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi diukur dari PDRB Parigi Moutong minus empat persen lebih tahun kemarin. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ungkap Suyadi usai rapat pembahasan pendapatan dan belanja daerah di gedung DPRD, Rabu, 18 Agustus 2021.

Menurut dia, ditengah pandemi Covid -19 saat ini sebenarnya, masyarakat petani di Parigi Moutong telah melaksanakan panen padi. Namun, mengalami kesulitan memasarkan hasil produksi pertaniannya.

Bahkan, harga jual beras ditingkat petani sangat rendah, dari harga jual di sejumlah pasar di Parigi Moutong.

“Kondisinya sekarang banyak beras petani di gilingan tidak bergerak. Bingung mau mereka pasarkan kemana, sementara panen meskipun pandemi tetap berlangsung,” ungkap Suyadi.

Hal serupa juga dialami para petani sayur mayur, daya beli konsumen yang rendah menyulitkan mereka memasarkan hasil produksi perkebunannya. Padahal, proses penanaman memakan waktu berbulan-bulan, dan memakan biaya.

Olehnya kata dia, OPD terkait seperti Dinas Pertanian dan Holtikultura serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat harus bersinergi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi petani.

“Jadi kalau Dinas Pertanian sudah berupaya meningkatakan produksinya. Dinas Perindustrian dan Perdagangan harus mencari solusi agar hasil produksi petani bisa dipasarkan,” ucapnya.

Selain itu kata dia, pengalihan fungsi lahan karena persoalan sumber daya air di wilayah Palasa Kecamatan Palasa dan beberapa titik lainnya, juga harus segera diatasi.

Pemerintah daerah melalui Dinas PUPRP harus terus membangun komunikasi dengan Balai Sungai Provinsi, terkait dengan tata kelola kewenangan sumber daya air.

“Pintu air di Bendungan Mepanga itu rusak, sampai sekarang tidak ada respon. Padahal sudah kami laporkan,” ungkapnya.

Perbaikan sumber daya air kata dia, akan mengantisipasi alih fungsi lahan persawahan. Sehingga, tidak mempengaruhi hasil produksi beras kedepan.

Dia berharap, pertumbuhan ekonomi Parigi Moutong di tahun 2021 ini akan membaik, dan dengan berbagai upaya perbaikan dari pemerintah daerah.

Laporan : Roy Lasakka

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi