Ragam  

Lima Kali Terima Penghargaan WTP, Sekda Parigi Moutong: Ini Buah dari Kerja Keras

Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran Achmad, didampingi Ketua DPRD Sayutin Budianto, saat menerima penghargaan kelima WTP. (Foto: doc staf Sekda Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), karena telah lima kali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“WTP kelima penghargaan tahun 2020 di serahkan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, dan apa yang diraih ini tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan para pihak yang sudah berkolaborasi dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang baik dan transparan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Parigi Moutong Zulfinasran Achmad, Rabu, 13 Oktober 2021.

Menurutnya, mempertahankan predikat opini itu lebih sulit dari pada memulai.

Sehingga, dibutuhkan kerja optimal serta harmonisasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan capaian kinerja yang maksimal.

Pada substansi predikat itu, kata dia, merujuk pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK yang menilai baik kinerja pengelolaan keuangan.

BACA JUGA:  Pemprov Sulteng dan Baznas Perkuat Sinergi Penanggulangan Kemiskinan

“Atas nama Pemda Parigi Moutong, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam kerja sama yang baik, sehingga predikat WTP kembali berhasil didapatkan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, meski prestasi ini sudah diraih, tapi penting peningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan pertanggungjawaban penggunaan keuangan daerah lebih, serta dilaksanakan sesuai dengan aturan perundang-undangan dengan mengedepankan asas profesional, transparan dan akuntabel.

Sebab, pemeriksaan atas laporan keuangan Pemda dilakukan dengan tujuan untuk memberikan opini terhadap kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan masing-masing daerah.

Kemudian, WTP merupakan opini tertinggi atas laporan keuangan daerah yang dinilai transparan serta akuntabel.

“Semoga predikat ini bisa menjadi pemicu untuk meraih predikat dan penghargaan lain di berbagai bidang, dalam proses pembangunan Parigi Moutong di masa-masa yang akan datang,” harapnya.

Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, mengatakan dalam rangka mempertahankan predikat itu, Pemda setempat perlu membenahi sejumlah indikator-indikator penilaian antara lain tata kelola keuangan daerah, ukuran capaian kinerja yang nyata serta meminimalisir penggunaan keuangan yang tidak bermanfaat.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Parigi Moutong Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Selain itu, pencapaian prestasi memuaskan diberikan BPK adalah suatu hal yang istimewa bagi Parigi Moutong.

“Kalau indikator-indikator penilaian ini lebih dioptimalkan, saya yakin dikesempatan berikutnya Parigi Moutong bisa meraih kembali predikat ini,” tandasnya.

Laporan : Multazam

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *