Jumlahnya Fantastis, Begini Besaran Kucuran Dana Pembiayaan Parpol di Parigi Moutong

ILUSTRASI. (Palapanews.com)

JURNAL LENTERA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengucurkan dana pembiayaan Parpol sebesar Rp1,43 miliar.

“Ini berkaitan dengan pembinaan Parpol. Dan ini menjadi tanggungjawab yang akan dilekatkan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kami,” ujar Kepala Badan Kesbangpol Parigi Moutong, Muhamad Sakti Lasimpala, Senin, 13 September 2021.

Dia mengatakan, proses penyaluran dana pembinaan tersebut telah dimulai sejak dua pekan terakhir, dengan alokasi nominal dana untuk masing-masing Parpol berbeda-beda.
Sebab, mengacu pada jumlah perolehan suara saat Pemilihan Umum (Pemilu) beberapa waktu lalu.

“Ini masih menggunakan standar lama, satu suara dihargai Rp 4.500. Jadi, perolehan suara Parpol di kali Rp 4.500, itulah nilai yang menjadi bantuan pembinaan Parpol dan menjadi hak dari masing-masing Parpol.” jelasnya.

Selaku pihak yang diberikan tanggungjawab untuk melakukan pembinaan terhadap Parpol, dia berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan.

Hal itu berkaitan dengan kegiatam Parpol yang merujuk kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor : 78 Tahun 2020 perubahan atas Permendagri Nomor : 36 Tahun 2018, tentang tata cara penghitungan, penganggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan tertib administrasi pengajuan, dan laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan Parpol.

“Karena kami berharap, diakhir pelaksanan kegiatannya melakukan pertanggungjawaban itu sesuai dengan apa yang disyaratkan oleh Kemendagri terhadap penggunaan dana Parpol tersebut. Jangan nanti diakhir dana itu digunakan ke hal-hal lain yang tidak pantas untuk di biayai,” katanya.

Dia juga berharap, Parpol dapat bergerak secara maksimal, sehingga terjadi pergerakan politik untuk meningkat partisipasi pemilih.

Artinya, jika hal itu bisa tercapai, maka seluruh masyarakat Parigi Moutong telah memiliki hak untuk menyalurkan pilihannya berdasarkan ketentuan.

Selain itu, Parpol juga dinilai telah bekerja maksimal.
Misalnya dengan melakukan sosialisasi dan pendidikan politik terhadap konstituen-konstituennya.

“Kesbangpol ini tidak melihat dari warna benderanya. Tetapi melihat dengan secara keseluruhan. Sehingga, Parpol diharapkan benar-benar dapat bersinergi dengan sesama Parpol dan Pemda dalam hal ini Kesbangpol,” tandasnya.

Laporan : Novita Ramadhan

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi