Ini Daftar Wilayah di Sulteng yang Mudik Lebaran Diizinkan

JURNAL LENTERA – Khusus di Sulawesi Tengah (Sulteng), berikut ini daftar wilayah yang mudik lebaran diizinkan.

“Khusus Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong tetap patuh terhadap edaran pemerintah pusat terkait larangan mudik lebaran Idul Fitri tahun ini,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Parigi Moutong, Zulfinasran, SSTP, M.A.P pada Selasa, 27 April 2021.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng juga telah mengeluarkan regulasi yang mengatur terkait aglomerasi yaitu, warga diizinkan melakukan mudik lebaran atau perjalanan antar kota maupun kabupaten yang saling terhubung.
Sehingga, beberapa daerah dapat beraktifitas didalam aglomerasi yang ditetapkan itu.

Sedangkan Parigi Moutong sebelumnya ditetapkan tidak termasuk dengan beberapa daerah lainnya dalam aglomerasi atau berdiri sendiri.

Dengan berbagai upaya serta langkah koordinasi yang dilakukan, akhirnya Parigi Moutong masuk dalam aglomerasi khusus Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong atau Padagimo.

“Kita bisa beraktifitas ke wilayah Palu, Donggala, dan Sigi,” ujar Zulfinasran.

Forkopimda Parigi Moutong sendiri, nantinya akan membuat sejumlah pos perbatasan dan pelayanan di enam titik, yaitu di Kota Parigi, Toboli, Mepanga, dan perbatasan antara Provinsi Sulteng dan Gorontalo di Kecamatan Moutong.

Di enam titik itu akan ditempatkan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Dinas Perhubungan (Dishub) dan tenaga kesehatan, yang masing-masing pos sebanyak tiga orang.

Disetiap pos perbatasan itu akan dilengkapi dengan peralatan kesehatan sesuai protokol kesehatan seperti Alat Pelindung Diri (APD), handsanitaiser hingga masker.

Ditanya terkait kapan dibukanya pos perbatasan itu, Zulfinasran, mengaku akan dibahas lebih lanjut lagi.

“Soal itu, Dishub yang akan ditugaskan untuk melakukan koordinasi lebih lanjut,” katanya.

Namun, dalam rapat pembahasan awal disepakati pada H-7 lebaran Idul Fitri.

Selain itu, berdasarkan informasi yang diterimanya, Pemprov Gorontalo, juga menyampaikan permohonan bantuan agar menyampaikan larang mudik kepada masyarakat Gorontalo yang berada di Parigi Moutong, per tanggal 1 Mei mendatang. Tetapi larangan ini hanya bersifat sementara.

“Tadi dalam rapat pembahasan awal, hal itu disampaikan Kepala Dishub. Nantinya akan disampaikan kepada warag Girontalo yang ada di Parigi Moutong,” pungkasnya.

Laporan : Roy Lasakka

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi