Huntap Pombewe masih Bermasalah, Balai P2W Sulteng Disebut Tak Berdaya

Huntap Desa Pombewe, Kabupaten Sigi. (Foto : doc KabarSelebes.id)

JURNAL LENTERA – Dua tahun pasca bencana dahsyat di Pasigala, tenyata masih banyak menyimpan persoalan. Salah satunya adalah hunian tetap (huntap) yang dijanjikan kepada penyintas yang masih tak kunjung selesai.

Dilansir dari KabarSelebes.id, beberapa persoalan yang terjadi di huntap terutama di Desa Pombewe Kabupaten Sigi adalah belum adanya air bersih yang menjadi kebutuhan pokok warga.

Ketua Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) Kabupaten Sigi, Syarif Latadano menyebut, pihaknya terus mengawal penyelesaian huntap di wilayah itu.

Menurut Syarif, masalah tertundanya penyelesaian huntap itu adalah agenda Pemda Sigi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam hal ini  Balai Prasarana dan Pemukiman Wilayah (BP2W) Sulawesi Tengah.

“Yang belum tuntas itu terkait lahan dan sejumlah warga yang memang belum mau pindah, karena belum adanya air. Sejauh ini hal itu yang masih belum final sehingga menghambat proses pembangunan,” kata Syarif Latadano, Rabu 3 Maret 2020.

Menurut Syarif, Dinas teknis baiknya bekerja dengan target dan visi yang terukur. Menurut dia, masalah data itu karena dinas teknis tidak mampu menyelesaikan target yang telah ditentukan terkait masalah-masalah yang ada di huntap.

“Kondisi ini menunjukkan pihak PUPR dalam hal ini Balai Prasarana dan Pemukiman Wilayah (BP2W) Sulawesi Tengah tidak berdaya menyelesaikan masalah huntap di Sigi. Kami melihat mereka tak bisa apa-apa,” tegasnya.

Karena itu HPA Kab Sigi meminta pemda dan BP2W Sulteng agar segera menuntaskan kendala-kendala administrasi dan lainnya.

“Sebab ini menjelang ramadhan april nanti, masyarakat harusnya sudah bisa sahur di huntap, bukan lagi di huntara!,” tegas Syarif.

Balai P2W Sulteng, Ferdinan Kanalo, yang dihubungi masih belum memberikan keterangan perihal mangkraknya huntap Pombewe.

“Ntar pak ya, sy lg sama pak wali bahas huntap,” jawab Ferdian singkat.

Sumber : KabarSelebes.id

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi