Habib Ali Kisahkan Detik-detik Diakhir Hayat Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri

Habib Ali Hasan Aljufri, saat bersama Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA – Ketua Utama Alkhairaat, Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, yang merupakan ulama besar di Sulawesi Tengah, telah berpulang kepangkuan sang Ilahi Rabbi, banyak Abnaulkhairaat meyakini kuat Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, meninggal dalam keadaan Husnul Khatimah.

Banyak isyarat-isyarat yang nampak sejak Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri sakit hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

Habib Ali Hasan Aljufri, menceritakan selama dirinya mendampingi Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri di waktu sakit, dirinya mengaku tidak pernah mendengarkan ucapan yang sangat menggetarkan hati, kecuali di akhir sakitnya.

“Pada awal beliau sakit, tidak pernah mengucapkan satu ucapan kecuali pada ucapan sakit terakhir ini. Beliau mengucapkan satu kalimat, beliau berteriak memanggil datuknya ‘Ya Habib Idrus, Addaltu Amanah’ yang artinya Wahai Datukku Habib Idrus, saya sudah menjalankan amanah,” ungkap Habib Ali, saat menyampaikan sambutan keluarga pada saat pelepasan jenazah Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, di rumah duka Jalan Sis Aljufri Kota Palu, Rabu, 4 Agustus 2021.

Kalimat itu, menurut Habib Ali, diucapkannya sebanyak tiga kali. Dari situlah Habib Ali, meyakini bahwa Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, tidak lama lagi meninggalkan dunia.

Menurutnya, peristiwa itu adalah pelajaran bagi para Abnaulkhairaat untuk melanjutkan perjuangannya dalam membesarkan dan menjaga nama Alkhairaat.

“Ini pesan beliau menjaga Alkhairaat. Menjalankan amanah dari datuknya,” ujar suami dari Ketua Banaat Alkhairaat Syarifah Mufidah Aljufri itu.

Habib Ali, juga menceritakan, Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, seringkali membacakan ayat Al-Quran, yaitu Innalladziina Qaaluu Rabbunallahu, Tsummastaqaamuu Tatanazalu ‘Alaihimul Malaaikah Allaa Takhaafu Walaa Tahzanuu Biljannati Latii Kuntum Tuu’adun yang artinya Sesungguhnya orang orang yang berkata, (Tuhan kami adalah Allah) kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka dengan berkata, (Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati, dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan kepadamu).

Habib Ali juga menceritakan, diakhir-akhir masa sakit Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, pernah bertanya kepada orang-orang yang mendampinginya.
Dalam perkataannya, Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri berkata “Siapa mereka yang datang itu? Dhuyuf, Tamu. Usykuruhum! Usykuruhum! Usykuruhum! Ucapkan terimakasih kepada mereka sudah datang”.
Kemudian, Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, mengangkat tangan dan mengucapkan kepada tamunya Wa’assalamu.

Namun, orang-orang yang mendampingi Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, tidak melihat siapapun yang datang bertamu saat itu.
Sebab, yang tampak oleh Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, ternyata tidak tampak oleh keluarga yang mendampingi, karena yang dilihatnya adalah Malaikat.

“Kami pun bertanya kepada beliau, ada apa Aba? Beliau melihat ke wajah kami. Bisyarah Mina Nabi, ada kabar gembira dari Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam,” ungkap Habib Ali, dengan suara bergetar.

Namun, kata Habib Ali, Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, saat itu tidak menyampaikan apa kabar gembira dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam tersebut.

Melihat isyarat-isyarat itu, Habib Ali, memanggil Ustad Haikal Al-Amri untuk bersama-sama membacakan Ratib Al-Atthas, Surat Arrad, dan Surat Addukhan.
Ketika sampai pada Surat Adhukhan Ayat 56: Laa Yadzuuquuna Fiihalmawta Illal Mawtatal Uulaa Wawaqoohum ‘Azaabal Iahiim yang artinya, Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya selain kematian pertama (di dunia). Allah melindungi mereka dari azab neraka), Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, menghembuskan nafas terakhirnya.

“Sampai pada ayat Almawtatal Uula, maka disitulah berakhirnya ruh dengan tenang. Setelah itu tiga ayat selanjutnya kita tutup dengan Shadaqallahu’azhiim. Lalu saya lihat, ternyata beliau sudah kembali ke Rahmatullah,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo ini.

Habib Ali, menambahkan Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, dalam pesannya untuk Alkhairaat, tidak banyak. Meminta menjaga dan menghidupkan Alkhairaat, karena dengan menjaga Alkhairaat hidupmu akan berkah.

Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, adalah ulama kharismatik di Indonesia Timur. Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, adalah Ketua Utama Alkhairaat, organisasi Islam terbesar di Indonesia Timur yang memiliki ribuan cabang di berbagai daerah. (***)

Sumber : Abnaulkhairaat Madinatul Ilmi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi