Café-café di Palu Ramai tanpa Prokes, Akankah Covid-19 Terkendali?

Tim yustisi penegakan hukum Protokol Kesehatan (Prokes) Kota Palu saat mendatangi salah satu cafe di Kota Palu, pada Sabtu malam, 21 Mei 2021. (Foto: Indrawati Zainuddin/KabarSelebes.id)

JURNAL LENTERA – Hingga hari ini belum ada tanda-tanda akan berakhirnya pandemic covid-19 terutama di Sulawesi Tengah. Warga bahkan terlihat semakin cuek dengan protokol kesehatan padahal pemerintah melalui satuan tugas (Satgas) pengendalian covid-19 sudah menerapkan protocol ketat.

Yang terlihat nyata saat ini adalah makin ramainya tempat-tempat umum dikunjungi oleh warga Kota Palu.  Warung kopi, restoran hingga café di ibukota Provinsi Sulawesi Tengah ini setiap hari ramai dikunjungi warga.

Dilansir dari KabarSelebes.id pada Selasa, 25 Mei 2021, ada yang terlihat sudah tidak lagi menerapkan protocol kesehatan. Jaga jarak, mencuci tangah hingga tidak lagi memakai masker menjadi pemandangan tersendiri bagi warga yang mengunjungi tempat-tempat keramaian.

Pemerintah Kota Palu melalui tim yustisi penegakan hukum Protokol Kesehatan (Prokes) Kota Palu bahkan memberikan teguran keras kepada tiga pemilik cafe di Kota Palu setelah kepergok tidak menerapkan sejumlah prokes secara penuh saat tim yustisi melakukan operasi, pada Sabtu malam, 21 Mei.

Ketiganya lalu diminta menandatangani berita acara teguran lisan dan tertulis di tempat.

Dari data pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pada Senin, 24 Mei 2021, kasus kumulatif positif covid-19 Sulteng  sebanyak 12.787 kasus.

Hari Senin konfirmasi positif Covid -19 bertambah 21 orang yakni Kota Palu 1 orang, kabupaten Sigi 1 orang, kabupaten Poso 9 orang, kabupaten ParigiMoutong 6 orang, kabupaten Donggala 1 orang, kabupaten  Buol 2 orang, dan kabupaten  Banggai 1 orang.

Sementara yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 12.073 dimana hari senin pasien Covid19 sembuh  sebanyak 15 orang dan meninggal dunia 1 pasien.

Sumber : KabarSelebes.id

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi