Bantuan Mobil Kemendes PDTT, Kepala Dishub Parigi Moutong: Dapat Dimanfaatkan Masyarakat

Kepala Dishub Parigi Moutong, Arman Maulana. (Foto: FokusSulawesi.com)

JURNAL LENTERA – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau Kemendes PDTT memberikan bantuan hibah enam unit mobil kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

“Bantuan mobil ini jenis Pick Up Carry sebanyak lima unit dan jenis Toyota Hilux 4×4 sebanyak satu unit,” ujar Kepala Dishub Parigi Moutong, Arman Maulana, Senin, 26 Juli 2021.

Dia mengatakan, pemberian bantuan enam unit mobil ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat untuk mendongkrak perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Sehingga, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat.
Contohnya, dapat diperuntukan mengangkut hasil produksi pertanian dan perkebunannya untuk dipasarkan.

Selain itu, untuk berbagai kegiatan lainnya yang bersifat positif.

“Adanya bantuan mobil ini, kebutuhan masyarakat untuk akses transportasi di desa dapat terpenuhi,” katanya.

Sedangkan desa-desa penerima bantuan tersebut, kata dia, berdasarkan usulan pihaknya, yaitu Sinei dan Poli di Kecamatan Tinombo Selatan, Silabia dan Ogoalas di Kecamatan Tinombo, Kotaraya Selatan di Kecamatan Mepanga, Supilopong di Kecamatan Tomini.

“Kalau saya tidak keliru, desa itu yang kami usulkan. Kami masih menunggu penandatanganan Surat Keputusan atau SK Bupati Parigi Moutong, terkait penetapan desa penerima bantuan mobil dari Kemendes PDTT itu,” ucap Arman Maulana.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah menyusun berbagai aturan dan perjanjian tentang penggunaan kendaraan bantuan hibah itu.
Tujuannya, agar Pemerintah Pesa (Pemdes) tidak melakukan kesalahan saat meminjamkan atau mengoperasikannya.

Selain itu, keberadaan kendaraan itu, juga harus diketahui seluruh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan para tokoh di desa yang ditetapkan sebagai penerima bantuan.

“Kalau sudah selesai penyusunannya, akan diserahkan oleh Bupati kepada desa penerima yang disaksikan oleh BPD dan perwakilan masyarakat,” ujarnya.

Dia berharap, kendaraan itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Pemdes dan tidak dipinjamkan kepada masyarakat tertentu untuk kegiatan yang berlawanan hukum.

Tidak hanya itu, Kepala Desa dan BumDes juga dapat bekerjasama memajukan desa dari sisi transportasi.

Sehingga, berbagai kegiatan ditingkat desa dapat berjalan dengan lancar.

“Kami juga berharap, agar Pemdes bisa memelihara kendaraan itu, bertanggungjawab untuk menjaganya,” tandasnya.

Laporan : Roy Lasakka

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi