5.000 Arsip IN-Aktif Kepegawaian Dimusnahkan

Kegiatan pemusnahan arsip IN-Aktif yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Parigi Moutong, Jum'at, 16 Juli 2021. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melakukan pemusnahan sebanyak 5.000 arsip IN-Aktif kepegawaian.

“Arsip yang dimusnahkan ini adalah arsip-arsip kepegawaian, termasuk kenaikan pangkat, kenaikan berkala yang sudah selesai masa retensinya,” ujar Kepala Bidang Pengolahan dan Pemanfaatan Arsip, Eny Susilowati, Jumat, 16 Juli 2021.

Dia mengatakan, arsip IN-Aktif yang dimusnahkan ini sudah melalui proses verifikasi sebanyak 31 ribu.
Namun, masih terkendala, karena beberapa Organisasi Perangkat Daerah atau OPD belum memiliki Jadwal Retensi Arsip (JRA).

“Hari ini hanya ada arsip IN-Aktif dari dua OPD yang dimusnahkan, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Perpustakaan sendiri,” katanya.

Dia mengatakan, pemusnahan arsip IN-Aktif selanjutnya, yaitu milik Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat yang masih tengah menyusun.

Dia mengaku pihaknya terus mendorong OPD lainnya untuk segera memiliki JRA, agar bisa dilakukan pemusnahan arsip IN-Aktifnya.

Dia menambahkan, kendala yang dihadapi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Parigi Moutong saat ini belum memiliki Arsiparis.
Dia menjelaskan, Arsiparis mempunyai tugas maupun tanggung jawab dan wewenang untuk melakukan pengelolaan serta pembinaan arsip.

“Makanya kami sangat membutuhkan Arsiparis,” tandasnya.

Dia berharap, kondisi yang dihadapi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Parigi Moutong saat ini, akan penguatan anggaran dari DPRD setempat yang telah disampaikan melalui Komisi IV selaku mitra.

“Kita tidak memusnahkan arsip kalau belum mempunyai Arsiparis. Kiranya bisa dianggarkan untuk menyekolahkan staf kami,” harapnya.

Dalam pemusnahan arsip tersebut dihadiri sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong bersama Komisi IV DPRD selaku mitra Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Laporan : Roy Lasakka

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open Donasi